Piala Dunia 2026 akan memulai turnamen dengan format yang belum pernah dipakai sebelumnya: tiga seremoni pembuka di tiga negara tuan rumah. Langkah ini tidak hanya bersifat artistik, tetapi juga menjadi pesan politik dan budaya bahwa turnamen ini dibangun di atas kerja sama lintas negara.
Menurut AP, masing-masing seremoni dirancang menonjolkan identitas lokal dengan daftar penampil berbeda. Keuntungan promosi memang besar, tetapi koordinasi logistik dan keamanan juga jauh lebih rumit.
Catatan redaksi: artikel ini ditulis ulang secara orisinal berdasarkan laporan Associated Press yang terbit pada 4 Juni 2026.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberi tanggapan.