Lampung kembali masuk peta strategis energi hijau setelah pemerintah mendorong pembangunan proyek biofuel terpadu yang terhubung dengan agenda hilirisasi dan riset. Daerah ini dinilai punya kombinasi bahan baku, akses logistik, dan basis industri yang cukup kuat untuk bergerak lebih cepat.
Rangkaian kabar ANTARA soal biofuel dan penguatan riset pertanian menunjukkan bahwa proyek daerah kini tidak lagi dipisahkan dari agenda nasional ketahanan pangan dan energi. Jika rantai pasok petani dan fasilitas pengolahan sinkron, nilainya bisa jauh melampaui ekspor bahan mentah.
Catatan redaksi: artikel ini ditulis ulang secara orisinal berdasarkan laporan ANTARA yang terbit pada 10 Juni 2026.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberi tanggapan.