Meksiko memasuki pekan pembukaan Piala Dunia dengan atmosfer yang campur aduk. Di satu sisi, turnamen ini menjadi momen kebanggaan dan mesin promosi raksasa; di sisi lain, sejumlah kelompok warga memanfaatkan sorotan global untuk mengingatkan masalah sosial yang belum tertangani.
AP melaporkan bahwa kritik muncul terhadap prioritas anggaran, keamanan, dan meningkatnya ketegangan sosial di sekitar kota-kota penyelenggara. Kontras antara perayaan dan kecemasan itu memperlihatkan wajah asli kota besar penyelenggara event global.
Catatan redaksi: artikel ini ditulis ulang secara orisinal berdasarkan laporan Associated Press yang terbit pada 10 Juni 2026.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberi tanggapan.